PALEMBANG — Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 3 Kota Palembang memberikan pembinaan mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak kepada seluruh murid pada Jumat, 31 Juli 2026, di Lapangan Basket MAN 3 Kota Palembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter untuk meningkatkan literasi digital, etika bermedia, serta kesadaran murid dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Pembinaan diikuti oleh seluruh murid dengan pendampingan guru BK MAN 3 Kota Palembang. Berbagai materi disampaikan, mulai dari pentingnya memilih konten yang bermanfaat, mengenali hoaks, menghindari perundungan siber (cyberbullying), penipuan digital, hingga menjaga keamanan data pribadi di ruang digital. Murid juga diajak memahami bahwa setiap aktivitas di media sosial akan meninggalkan jejak digital yang harus dipertanggungjawabkan.
Selain itu, guru BK mengingatkan pentingnya mengelola waktu agar penggunaan media sosial tidak mengganggu proses belajar, ibadah, maupun interaksi dengan keluarga. Media sosial diharapkan menjadi sarana untuk belajar, berkarya, membangun portofolio, menyebarkan nilai-nilai positif, hingga mengembangkan potensi diri. Dengan demikian, murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif.
Dalam pembinaan tersebut, guru BK menekankan bahwa kemampuan menggunakan media sosial secara bijak merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. Murid diajak memahami cara menyaring informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya kepada orang lain. Kesadaran tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar di lingkungan digital.
Pembinaan juga mengangkat pentingnya etika dalam berkomunikasi di media sosial. Guru BK mengingatkan agar setiap komentar, unggahan, maupun konten yang dibagikan tetap mencerminkan akhlak, sopan santun, dan rasa tanggung jawab. Dengan menjaga etika digital, murid diharapkan mampu menjadi pribadi yang menghargai orang lain sekaligus menjaga nama baik diri sendiri dan madrasah.
Selain aspek etika, pembinaan mendorong murid memanfaatkan media sosial sebagai ruang yang produktif. Media sosial dapat menjadi sarana belajar, berbagi pengetahuan, berdakwah, mempromosikan karya, hingga mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan. Melalui pemanfaatan yang tepat, media sosial dapat menjadi pendukung prestasi, bukan penghambat perkembangan diri.
Guru BK MAN 3 Kota Palembang, Siti Aisah, S.Pd., M.M., mengingatkan bahwa media sosial memiliki dampak positif maupun negatif, bergantung pada cara penggunanya memanfaatkannya. Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri dalam menggunakan media sosial menjadi kunci agar teknologi memberikan manfaat bagi kehidupan dan pendidikan.
“Media sosial adalah pisau bermata dua. Bijak menggunakannya akan mengangkat derajat, salah menggunakannya akan merugikan diri sendiri. Jadilah pengguna, bukan diperbudak. Manfaatkan media sosial untuk ilmu, bukan untuk membuang waktu,” ujar Siti Aisah, S.Pd., M.M.
Melalui pembinaan ini, MAN 3 Kota Palembang berharap seluruh murid semakin cerdas dalam bermedia digital, mampu menjaga etika dan akhlak di ruang siber, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan bertanggung jawab dalam kehidupan digital.
- Penulis/Reporter: Nurhayati Siregar
- Penyunting: Andarusni Alfansyur
- Dokumentasi: Jaya Madonira
