MAN3PLG.SCH.ID Berita Bedah Buku From Zero to Survive, Pustakawan MAN 3 Palembang Bawa Pulang Inspirasi Bangun Budaya Literasi

Bedah Buku From Zero to Survive, Pustakawan MAN 3 Palembang Bawa Pulang Inspirasi Bangun Budaya Literasi

PALEMBANG — Kepala Perpustakaan MAN 3 Kota Palembang, Lely Haryani, S.Pd., bersama staf perpustakaan, Hapana, S.E.I., berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bedah Buku From Zero to Survive: Seni Menang dalam Hidup dengan Realistis yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Bakti Pustakawan Inklusif 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, Yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Hotel Harper Palembang. Kehadiran keduanya menjadi bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan melalui forum literasi dan pengembangan kompetensi.

Bedah buku menghadirkan pembahasan mengenai karya penulis Theo Derick yang mengangkat berbagai tema pengembangan diri. Materi yang disampaikan mencakup pola pikir, perencanaan keuangan, kewirausahaan, serta pentingnya memahami pengelolaan keuangan dan investasi. Seluruh pembahasan diarahkan untuk memberikan perspektif yang lebih luas mengenai upaya membangun kemandirian dan ketahanan finansial.

Selain mengikuti sesi bedah buku, peserta juga memperoleh materi dari narasumber Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai strategi membangun budaya literasi bagi generasi digital. Paparan tersebut menitikberatkan pada transformasi perpustakaan yang inovatif agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Kegiatan ini diikuti oleh pustakawan dan pengelola perpustakaan dari berbagai instansi di Sumatera Selatan.

Memperkuat Literasi Melalui Transformasi Perpustakaan

Pekan Bakti Pustakawan Inklusif 2026 menjadi wadah penguatan kompetensi pustakawan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu agenda utama adalah bedah buku yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengembangan diri dan pengelolaan keuangan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Materi tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta sekaligus menjadi referensi dalam mengembangkan layanan perpustakaan.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang menyampaikan materi bertajuk Membangun Budaya Literasi Generasi Digital melalui Transformasi Perpustakaan yang Inovatif. Materi tersebut membahas berbagai strategi untuk memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Transformasi layanan perpustakaan dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat.

Keikutsertaan Kepala Perpustakaan dan staf Perpustakaan MAN 3 Kota Palembang menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya pengelola perpustakaan. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam pengembangan layanan perpustakaan di lingkungan madrasah. Dengan demikian, perpustakaan dapat terus berkembang sebagai ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan murid dan warga sekolah.

Menguatkan Sinergi untuk Generasi Literasi

Kepala Perpustakaan MAN 3 Kota Palembang, Lely Haryani, S.Pd., berharap kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat terus berlanjut. Menurutnya, sinergi antarlembaga memiliki peran penting dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan. “Kami berharap sinergi antara perpustakaan madrasah, Bank Indonesia, dan IPI Sumsel ini bisa terus berlanjut demi menciptakan generasi yang cerdas literasi dan finansial,” ujarnya.

Staf Perpustakaan MAN 3 Kota Palembang, Hapana, S.E.I., menilai kegiatan tersebut memberikan perspektif baru mengenai fungsi perpustakaan pada era digital. Ia mengatakan bahwa perpustakaan tidak lagi hanya berperan sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran yang terbuka bagi semua kalangan. “Kegiatan ini membuka wawasan kami. Perpustakaan bukan hanya tempat pinjam buku, tapi juga pusat belajar dan inklusi,” katanya.

Melalui partisipasi dalam Pekan Bakti Pustakawan Inklusif 2026, MAN 3 Kota Palembang terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sebagai bagian dari penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan perpustakaan yang lebih inovatif, inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di era digital.

  • Penulis/Reporter: Nurhayati Siregar
  • Penyunting: Andarusni Alfansyur
  • Dokumentasi: Tim Humas MAN 3 Palembang