MAN3PLG.SCH.ID Tak Berkategori Perkuat Kesadaran Ekoteologi, MAN 3 Kota Palembang Bersama Pergunu dan IAINU Edukasi Pencegahan Karhutla

Perkuat Kesadaran Ekoteologi, MAN 3 Kota Palembang Bersama Pergunu dan IAINU Edukasi Pencegahan Karhutla

Palembang, – Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat pemahaman ekoteologi di kalangan generasi muda, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Palembang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan sosialisasi bertema “Pendampingan Pengembangan Media Digital Bermuatan Ekoteologi untuk Mitigasi Karhutla bagi Guru Madrasah Aliyah di Sumatera Selatan”, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Aula MAN 3 Kota Palembang ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Kebijakan Strategis Nasional Tahap II Tahun 2026 Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui sosialisasi yang melibatkan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU).

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber istimewa, Dr. H. Ahmad Zainuri, M.Pd.I., yang merupakan mantan Kepala MAN 3 Kota Palembang periode 2007–2016. Kehadirannya menjadi momentum tersendiri bagi keluarga besar madrasah, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan tokoh pendidikan yang pernah berkontribusi dalam perjalanan dan perkembangan MAN 3 Kota Palembang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si., jajaran wakil kepala madrasah, perwakilan guru, serta peserta didik kelas XII yang mengikuti sosialisasi sebagai bagian dari penguatan wawasan dan kepedulian terhadap isu lingkungan.

Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian alam, khususnya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi salah satu persoalan lingkungan di Sumatera Selatan.

Konsep ekoteologi menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Melalui pemanfaatan media digital, pesan-pesan pelestarian lingkungan diharapkan dapat disampaikan secara lebih kreatif, edukatif, dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Kepala MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si., menyambut positif terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi profesi guru, dan perguruan tinggi dalam memperluas wawasan lingkungan di lingkungan madrasah.

Menurutnya, penguatan literasi digital dan kesadaran ekologis memiliki relevansi dengan upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Sementara itu, kehadiran Dr. H. Ahmad Zainuri, M.Pd.I., sebagai narasumber memberikan nilai tersendiri bagi kegiatan ini. Sebagai salah satu tokoh yang pernah memimpin MAN 3 Kota Palembang selama periode 2007–2016, kontribusinya dalam dunia pendidikan terus berlanjut melalui kegiatan edukasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi peserta didik kelas XII, sosialisasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai hubungan antara perkembangan teknologi, nilai-nilai keislaman, dan tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan alam. Pemanfaatan media digital juga menjadi bagian penting dalam mendorong generasi muda untuk menyebarluaskan pesan positif tentang pencegahan karhutla.

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Kota Palembang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pendidikan yang berwawasan lingkungan, sejalan dengan penguatan nilai ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kolaborasi bersama Pergunu dan IAINU diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendorong lahirnya generasi madrasah yang cerdas secara digital, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran ekologis dalam kehidupan sehari-hari. (NS)