MAN3PLG.SCH.ID Tak Berkategori Ramadan Lebih Bersih, MAN 3 Kota Palembang Soroti Sampah Kemasan Seusai Berbuka

Ramadan Lebih Bersih, MAN 3 Kota Palembang Soroti Sampah Kemasan Seusai Berbuka

Palembang, — Suasana Ramadan dapat menjadi kesempatan menghubungkan kedisiplinan diri dengan sampah kemasan selepas berbuka di MAN 3 Kota Palembang. Pendidikan tidak berhenti pada nasihat, tetapi melihat bagaimana nilai itu diterjemahkan ke tindakan yang mempertimbangkan kondisi warga madrasah. Perhatian ini erat dengan kebersihan ruang belajar dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu tindakan yang dapat dipilih ialah menyiapkan pengumpulan kemasan secara terpilah. Pelaksanaan yang wajar perlu memperhatikan ritme kegiatan Ramadan, sehingga tanggung jawab belajar maupun ibadah tidak saling menghambat. Di halaman, koridor, dan ruang kelas, penjelasan singkat dan contoh nyata akan lebih efektif daripada himbauan yang terlalu umum.

Hasil yang perlu diperhatikan antara lain berkurangnya kemasan tercecer. Ukuran tersebut harus dibaca hati-hati karena kebersihan sering dinilai dari foto sesaat, bukan keteraturan berikutnya. Nilai Ramadan akan lebih bermakna bila praktik yang baik tetap bisa diteruskan pada hari-hari biasa.

Mengenai keterkaitan nilai dan tindakan pada Ramadan, draf pernyataan Kepala MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si., menegaskan, “Ramadan mengajarkan tanggung jawab yang dikerjakan, bukan hanya disampaikan. Melalui langkah menyiapkan pengumpulan kemasan secara terpilah, nilai kebersihan ruang belajar perlu tampak pada berkurangnya kemasan tercecer.” Gagasan itu menempatkan pembiasaan Ramadan sebagai proses membentuk tanggung jawab yang berkelanjutan.

Setelah Ramadan, praktik yang relevan tetap perlu mendapat tempat dalam rutinitas madrasah. Pembahasan tentang sampah kemasan selepas berbuka akan lebih berguna apabila berdampak pada berkurangnya kemasan tercecer, tanpa memberatkan warga yang terlibat. Dengan begitu, pembelajaran nilai keagamaan bertemu dengan tanggung jawab sehari-hari.” (NS)