MAN3PLG.SCH.ID Berita ASAS SKS MAN 3 Kota Palembang Jadi Tolok Ukur Prestasi dan Karakter, Bukan Sekadar Mengejar Nilai

ASAS SKS MAN 3 Kota Palembang Jadi Tolok Ukur Prestasi dan Karakter, Bukan Sekadar Mengejar Nilai

PALEMBANG — Siswa Program Sistem Kredit Semester (SKS) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Palembang mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Semester Tiga yang berlangsung pada 18 Mei hingga 3 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kelas-kelas SKS MAN 3 Kota Palembang sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran selama satu semester.

Pelaksanaan ASAS diikuti oleh seluruh murid kelas SKS sesuai jadwal yang telah ditetapkan madrasah. Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai prosedur yang berlaku. Selain menjadi instrumen penilaian akademik, asesmen ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun karakter murid.

Di lingkungan madrasah, ASAS tidak dipandang semata-mata sebagai sarana memperoleh nilai akhir. Asesmen ini menjadi bagian penting dalam mengukur perkembangan kompetensi murid sekaligus menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketahanan mental selama menjalani proses pendidikan.

Mengukur Kecerdasan dan Integritas dalam Satu Proses

Madrasah menempatkan ASAS sebagai salah satu tonggak penting dalam pembentukan mutu pendidikan. Hal tersebut karena asesmen tidak hanya mengukur penguasaan materi pelajaran, tetapi juga menjadi instrumen untuk melihat keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter murid. Pendekatan ini sejalan dengan tujuan pendidikan madrasah yang mengintegrasikan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan iman dan takwa (IMTAK).

Dalam pelaksanaannya, murid dituntut menunjukkan kemampuan intelektual sekaligus integritas pribadi. Sikap jujur saat mengerjakan asesmen, kemampuan mengelola tekanan, disiplin dalam mempersiapkan diri, serta kesungguhan dalam mengikuti seluruh tahapan evaluasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut. Nilai-nilai inilah yang menjadi pembeda antara pendidikan yang hanya berorientasi pada hasil dan pendidikan yang menekankan proses pembentukan karakter.

Di tengah tantangan moral yang semakin kompleks pada era modern, madrasah memandang bahwa keberhasilan murid tidak hanya ditentukan oleh angka yang diperoleh. Proses menghadapi ujian dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab dinilai sebagai bagian dari implementasi nilai akhlakul karimah. Karena itu, ASAS menjadi salah satu sarana untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Evaluasi Diri untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran

Koordinator Program SKS MAN 3 Kota Palembang, Hj. Ratna Dewi, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa ASAS memiliki nilai esensial sebagai sarana evaluasi diri bagi murid setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar selama satu semester. Menurutnya, asesmen menjadi alat untuk mengetahui sejauh mana kompetensi murid telah mencapai target capaian pembelajaran pada setiap mata pelajaran.

“Nilai esensial dari ASAS ini bagi siswa madrasah adalah sebagai evaluasi diri siswa yang sudah mengikuti KBM selama satu semester, apakah sudah mencapai kompetensi yang diharapkan dalam capaian pembelajaran setiap mata pelajaran,” ujar Hj. Ratna Dewi, S.Pd., M.M.

Ia menegaskan bahwa evaluasi tetap menjadi bagian penting dalam rangkaian proses pendidikan di era modern. Menurutnya, madrasah tidak hanya menilai hasil akhir asesmen, tetapi juga memperhatikan proses belajar yang dijalani murid selama satu semester. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif.

“Makna evaluasi yang lebih mendalam yang ingin dicapai madrasah ialah keseimbangan antara nilai kognitif, psikomotorik, dan afektif yang tidak hanya menilai angka akhir dari hasil ASAS, namun juga menggunakan nilai evaluasi harian dan proses ketika pembelajaran berlangsung. Siswa diajak melihat sejauh mana perkembangan kompetensi mereka sendiri, bukan untuk dibanding-bandingkan dengan temannya. Bagi madrasah dan guru, hasilnya menjadi umpan balik untuk memperbaiki kualitas strategi pembelajaran di semester berikutnya,” katanya.

Hasil ASAS Semester Tiga nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi murid, guru, dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Data yang diperoleh tidak hanya menggambarkan capaian akademik murid, tetapi juga memberikan gambaran mengenai efektivitas strategi pembelajaran yang telah diterapkan. Dengan demikian, ASAS menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan potensi murid secara menyeluruh. (NS)

Penulis : Nurhayati Siregar

Dokumentasi : Jaya Madhonira

Penyunting : Tim Humas MAN 3 Kota Palembang