Palembang -Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 3 Kota Palembang tidak hanya diisi dengan penyampaian dakwah. Murid juga mengekspresikan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam melalui lomba kaligrafi, Rabu (26/8/2026).
Lomba kaligrafi menjadi salah satu dari dua cabang perlombaan yang diselenggarakan Program Keagamaan MAN 3 Kota Palembang. Cabang lainnya ialah lomba dai-daiyah. Peserta berasal dari perwakilan kelas X, XI, dan XII dengan jumlah keseluruhan 36 murid.
Kegiatan berlangsung di Auditorium dan Digital Classroom MAN 3 Kota Palembang. Pada lomba kaligrafi, peserta menuangkan keterampilan menulis dan kreativitas visual melalui karya bernuansa Islami.
Tema “Goresan Cinta untuk Rasulullah: Satu Hati Bercahaya, Meneladani Sang Cahaya” menjadi relevan dengan cabang kaligrafi karena murid dapat menerjemahkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui goresan dan karya seni.
Kepala Program Keagamaan MAN 3 Kota Palembang, Sutan Firdaus Pane, S.Pd.I., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial. Murid diberikan ruang untuk mengembangkan potensi yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Kaligrafi juga menjadi sarana bagi madrasah untuk melihat kemampuan murid dalam bidang seni Islami. Karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat disampaikan melalui berbagai media, termasuk melalui seni.
Kepala MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si., berharap dari perlombaan tersebut dapat ditemukan murid-murid yang mempunyai potensi untuk terus dikembangkan. Pembinaan terhadap potensi murid menjadi penting agar bakat yang dimiliki tidak berhenti pada satu kegiatan.
Melalui lomba kaligrafi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 3 Kota Palembang menjadi ruang bagi murid untuk menggabungkan kreativitas, keterampilan, dan pemaknaan terhadap nilai keislaman dalam sebuah karya.
