MAN3PLG.SCH.ID Berita Dari Dapur Kemerdekaan, “Striploin Fried Rice” Antar MAN 3 Palembang Raih Juara II Kalahkan Peserta Setingkat Kota Palembang

Dari Dapur Kemerdekaan, “Striploin Fried Rice” Antar MAN 3 Palembang Raih Juara II Kalahkan Peserta Setingkat Kota Palembang

PALEMBANG — Aroma nasi goreng berpadu dengan daging striploin yang dipanggang perlahan memenuhi area perlombaan di Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Senin (10/8/2026). Di tengah 35 peserta yang membawa kreasi masing-masing, MAN 3 Kota Palembang memilih tampil dengan konsep berbeda melalui sajian “Healthy Australian Striploin Fried Rice.”

MAN 3 Kota Palembang diwakili Tim Humas yang beranggotakan Andarusni Alfansyur, Jaya Madhonira, Rofiqul Rahman, Nurhayati Siregar, Mutiara Asti Diani, Nurhaliza Damayanti, Dian Aristia, Meisya Istiqomah, dan Monalisa. Mereka datang bukan sekadar membawa resep, melainkan juga konsep sajian yang memadukan rasa, tampilan, dan komposisi bahan.

Dari satu meja perlombaan itu, seluruh proses dimulai. Ada yang menyiapkan bahan, mengatur penyajian, memastikan kebersihan meja, hingga mengawal setiap detail agar hidangan dapat tersaji tepat waktu. Kekompakan tersebut kemudian berbuah hasil: MAN 3 Kota Palembang meraih Juara II dari 35 peserta.

Ketika Nasi Goreng Dibawa ke Konsep yang Lebih Berkelas

Alih-alih menyajikan nasi goreng dengan komposisi umum, tim memilih memadukannya dengan Australian beef striploin, telur omega, nanas, serta sayuran segar. Hidangan juga menggunakan virgin olive oil, garam Himalaya, dan low fat butter. Air kelapa muda dipilih sebagai minuman pendamping.

Konsep tersebut membuat satu piring nasi goreng tidak hanya diperlakukan sebagai makanan utama, tetapi sebagai satu kesatuan sajian. Karbohidrat, protein, buah, sayuran, dan minuman pendamping ditata dalam presentasi yang terencana. Setiap unsur memiliki peran dalam membangun karakter hidangan.

Di balik penyajian yang terlihat rapi, ada proses kerja yang membutuhkan koordinasi. Waktu perlombaan membuat setiap anggota tim harus memahami tugas masing-masing. Sementara juru masak berfokus pada proses pengolahan, anggota lainnya membantu menyiapkan kebutuhan hingga memastikan hidangan siap saat penilaian.

Bukan Hanya Soal Rasa

Perlombaan memasak dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi ruang lain bagi MAN 3 Kota Palembang untuk menunjukkan semangat kebersamaan. Di luar rutinitas pekerjaan, anggota tim bertemu dalam satu meja, satu konsep, dan satu target yang sama. Perlombaan akhirnya menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai peran.

Kepala MAN 3 Kota Palembang mengapresiasi capaian yang diperoleh tim. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kekompakan dan kesungguhan seluruh anggota selama mengikuti perlombaan. Ia juga menilai semangat kemerdekaan dapat hadir melalui kegiatan yang membangun kebersamaan dan kreativitas.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil dari kekompakan, kreativitas, dan kerja sama seluruh tim. Mereka tidak hanya mempersiapkan rasa, tetapi juga konsep dan penyajian hidangan dengan serius,” ujar Kepala MAN 3 Kota Palembang.

Satu Piring, Satu Kerja Bersama

Juara II menjadi akhir dari proses memasak hari itu, tetapi bukan satu-satunya cerita yang dibawa pulang. Di balik satu piring “Healthy Australian Striploin Fried Rice”, terdapat pembagian tugas, komunikasi, kreativitas, dan kerja bersama yang berlangsung sejak persiapan hingga penyajian.

Kepala MAN 3 Kota Palembang menambahkan bahwa capaian dalam perlombaan merupakan bagian dari semangat untuk memberikan hasil terbaik. “Juara tentu menjadi kebanggaan, tetapi kebersamaan dan semangat memberikan yang terbaik juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini,” katanya.

Dari dapur sederhana sebuah perlombaan kemerdekaan, MAN 3 Kota Palembang akhirnya membawa pulang Juara II. Bukan hanya karena nasi goreng yang tersaji di atas piring, melainkan karena seluruh proses di belakangnya dikerjakan sebagai satu tim. Satu resep, satu meja, dan satu kerja bersama menjadi cerita di balik capaian tersebut.

  • Penulis/Reporter : Nurhayati Siregar
  • Penyunting :  Andarusni Alfansyur
  • Dokumentasi : Mutiara Astri Diani