PALEMBANG — MAN 3 Kota Palembang menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz bagi santri asrama putra dan putri pada Rabu (17/6/2026) malam di Auditorium MAN 3 Kota Palembang. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai tersebut diikuti sebanyak 295 santri yang merupakan seluruh murid kelas X MAN 3 Kota Palembang.
Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an para santri selama mengikuti program pembinaan di asrama. Para peserta wisuda memiliki capaian hafalan yang beragam, mulai dari beberapa juz hingga mencapai hafalan 30 juz Al-Qur’an.
Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang H. Muflikhul Hasan, S.Ag., M.Pd.I., Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Palembang H. M. Zaki Baridwan, S.Kom., M.M., serta Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang yang diwakili oleh Aan Nopriandi, S.IP., M.Si. Sambutan utama disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, H. Taufiq, S.Pd.I., M.H.I.
Mengukuhkan Generasi Qur’ani: di Tengah Tantangan Era Digital
Pelaksanaan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz mengusung tema “Generasi Qur’ani: Pilar Peradaban Bangsa di Era Digital.” Tema tersebut mencerminkan komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Selama kegiatan berlangsung, para santri menampilkan capaian hafalan yang telah mereka raih melalui proses pembelajaran, pembinaan, dan pendampingan secara berkelanjutan di lingkungan asrama. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab murid.
Kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh suasana haru. Kehadiran orang tua, guru, pembina asrama, serta para tamu undangan menambah makna tersendiri bagi para santri yang menerima penghargaan atas capaian hafalan mereka.
Apresiasi atas Perjuangan Menghafal Al-Qur’an

H. Taufiq, S.Pd.I., M.H.I.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, H. Taufiq, S.Pd.I., M.H.I. menyampaikan bahwa kegiatan wisuda tahfidz merupakan bentuk rasa syukur atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memberikan penghargaan kepada santri yang telah menunjukkan kesungguhan dalam menuntaskan target hafalan.
“Wisuda tahfidz ini merupakan bentuk rasa syukur atas capaian hafalan Al-Qur’an dan memberikan apresiasi kepada para santri,” ujar Bapak H. Taufiq, S.Pd.I., M.H.I.

Dra. Nuraini Farida, M.Si.
Senada dengan itu, Kepala MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si. mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas perjuangan para santri dalam menghafal, menjaga, dan mengulang hafalan Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa proses muraja’ah yang konsisten menjadi kunci keberhasilan dalam mempertahankan kualitas hafalan.
“Wisuda ini memberikan bentuk pengakuan atas kerja keras santri dalam berjuang menghafal, menjaga, dan mengulang (muraja’ah) ayat-ayat suci,” kata Kepala Sekolah MAN 3 Kota Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si.
Melalui Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz ini, MAN 3 Kota Palembang berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan murid. Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa di tengah perkembangan era digital. (NS)
Penulis/Reporter : Nurhayati Siregar
Dokumentasi : Jaya Madhonira
Penyunting : Tim Humas MAN 3 Kota Palembang
